Bunda Masih Bingung Memilih Sekolah Yang Tepat Untuk Anak? Ini Tips nya.

Sulit memenuhi semua "Standar Ideal" yang Bunda inginkan. Tapi setidaknya Bunda bisa membuat skala prioritas mana yang harus didahulukan. Berikut ini tips memilih sekolah yang tepat untuk anak.

Tips memilih sekolah yang tepat untuk anak

Apakah saat ini  Bunda sedang dalam pencarian sekolah yang tepat untuk si kecil?
Bingung menentukan sekolah seperti apa yang akan dipilih?
Fasilitas bagaimana yang baik?
Apakah si kecil akan nyaman sekolah di sana?

BacaanBunda akan memberi beberapa tips memilih sekolah yang tepat untuk anak. Tulisan ini agak panjang, baca sampai selesai ya Bun 😀

Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan jadi bekal masa depan anak. Setuju ya Bun.

Itulah mengapa setiap orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anak, termasuk memilihkan sekolah yang tepat sebagai sarana belajar anak.

Memilih sekolah, ibarat kita akan masuk ke sebuah restoran dan harus memilih menu utama apa yang ingin disantap. Banyak pilihan menu yang ditawarkan. Tentu saja akan memilih menu yang paling baik, paling sehat, dan paling nikmat.

Demikian juga sekolah. Tentu banyak pilihan yang ditawarkan pihak sekolah. Kita sebagai orang tua tentu memiliki prioritas utama, sekolah bagaimana yang akan kita pilih.

Hal berikut ini akan membantu Bunda membuat pilihan.

Beberapa Hal Yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Pemilihan Sekolah.

1. Cari Sekolah yang Memiliki Tujuan Pendidikan yang Sama dengan Ayah Bunda.

Sebelum menentukan sekolah mana yang akan dipilih, ada baiknya Ayah Bunda berdiskusi menentukan tujuan pendidikan jangka panjang untuk si kecil.

Ini penting untuk nantinya menentukan sekolah mana yang memiliki visi dan misi yang sama dengan tujuan Ayah Bunda.

Saat ini ada beberapa tujuan pendidikan yang menjadi fokus sekolah:

  • Pendidikan Karakter. 
Untuk memenuhi tujuan pendidikannya, ada sekolah yang mengadakan Project Karakter, yaitu kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua dalam menanamkan pendidikan karakter, baik di rumah atau di sekolah. 
Akan ada karakter khusus yang ditanamkan untuk anak pada setiap jenjang sekolah. Misalnya karakter Rajin, Karakter Jujur, Karakter Tepat Waktu, Karakter Tanggung Jawab, dll. 
  • Pendidikan Agama
Pendidikan agama salah satu elemen yang paling penting. Jika ini adalah prioritas utama, pilih sekolah yang bisa menjadi "mitra Ayah Bunda" untuk mencapai tujuan itu. 
  • Sekolah Bilingual/ Internasional.
Sekolah seperti ini menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam kegiatan belajar mengajar. Jika Bunda ingin si kecil lebih aktif berbahasa Inggris, Bunda bisa memilih sekolah ini. Nantinya anak tidak akan ada kendala bahasa ketika akan memasuki dunia kerja, baik di dalam atau di luar negeri.
  • Sekolah Alam.
Tujuannya untuk mendekatkan si kecil pada alam. Dari alam, anak banyak mendapat pengalaman hidup.

Kegiatan belajar mengajar lebih banyak dilakukan di luar ruangan, dengan perbandingan 70:30.
Karena aktivitasnya di alam, si kecil tidak mudah bosan dan bisa bereksplorasi lebih banyak. Tentu saja keselamatan dan kesehatan anak perlu diperhatikan juga ya Bun.

2. Kenali Karakter Anak. 

Setiap anak memiliki karakter berbeda. 

Ada anak yang aktif dan lebih senang dengan kegiatan fisik. Ada anak yang suka dengan dunia seni, Ada anak yang senang menggambar, dan yang lain.
Mengenali karakter anak bisa membantu Bunda menentukan kebutuhan sekolah seperti apa yang cocok untuknya.

3. Jarak dari Rumah ke Sekolah.

Ini juga perlu dipertimbangkan. Kalau jaraknya terlalu jauh, si kecil harus bangun dan bersiap lebih awal. Jarak yang jauh akan memakan waktu tempuh yang lebih panjang.

Jangan sampai belum tiba di sekolah, si kecil sudah keburu lelah. Jangan karena jarak, si kecil jadi terlambat sampai di sekolah. Kalau sudah terlambat, akan mengganggu moodnya selama di sekolah.

Berapa jarak ideal dari rumah ke sekolah?
Idealnya 15-30 menit. Lebih dari itu si kecil akan lelah. Kalau lelah biasanya sepanjang perjalanan dia akan rewel. Di sekolah juga terganggu.

Jangan hanya karena ingin anak sekolah di tempat idaman orang tua, malah beranggapan: ahh nanti anakku juga terbiasa. Pertimbangkan lagi kesiapan mental dan fisiknya. Seberapa lama si kecil akan tahan?

4. Perhatikan Kondisi Fisik dan Fasilitas Pendukung  Sekolah.

Perhatikan fasilitas fisik sekolah untuk kenyamanan si kecil.
  • Apakah di setiap ruangan dilengkapi AC atau pendingin ruangan?
  • Apakah meja belajar dan bangku sekolah cukup memadai?
  • Apakah ruangan bermain sudah cukup bersih dan aman? Ini akan jadi ruangan favorit si kecil nantinya.
  • Apakah toilet nya bersih dan cukup memadai? Sebaiknya pilih sekolah yang menyediakan fasilitas toilet yang berbeda untuk anak laki-laki dan perempuan. 

5. Keamanan Sekolah. 

Pilih sekolah yang memiliki sistem keamanan yang baik. 
  • Apakah ada security atau pihak keamanan di sekolah?
  • Saat menjemput pulang sekolah bagaimana sistem keamanannya? 
  • Apakah orang lain selain orang tua boleh menjemput si kecil?
  • Apakah ada semacam kartu jemputan sebagai kartu pengenal penjemput, dimana si kecil hanya bisa dijemput oleh orang yang memegang kartu tersebut? 

6. Kualitas Pengajar

Guru berperan penting dalam membentuk sikap dan perilaku belajar anak. Apalagi di usia dini, anak akan melihat guru sebagai sosok pengganti orang tua selama di sekolah. 

  • Bagaimana guru memperlakukan siswa didik nya?
  • Apakah siswa di sana nyaman dengan gurunya?
  • Apa latar belakang pendidikan guru? 
  • Sudah berapa lama rata-rata pengalaman guru yang mengajar di sana?
  • Bagaimana turn over guru? Kalau turn over  nya tinggi berarti guru tidak bertahan lama alias tidak betah dan sering berganti. 
Sekolah yang memiliki turn over guru yang tinggi bisa jadi karena lingkungan sekolah yang tidak nyaman. Ini juga bisa jadi pertimbangan Bunda.

7. Rasio Perbandingan Murid dan Guru.

Menurut Peraturan Permendikbud Pasal 24 Nomor 17 Tahun 2017, jumlah siswa yang ideal pada pendidikan formal adalah 20 anak setiap kelas. Bisa dilihat di sini
Satu kelas biasanya dipegang oleh 2 guru, yaitu Guru Kelas dan Guru Pendamping. 

Jumlah anak yang terlalu banyak dalam satu kelas akan membuat perhatian guru pada masing-masing anak jadi berkurang. 

Sementara, jumlah anak yang terlalu sedikit pun akan mengurangi kesempatan bersosialisasi si kecil. 

8. Sekolah yang Terintegrasi dan Terpadu Bisa Jadi Pertimbangan.

Pindah sekolah tentu membutuhkan proses adaptasi lagi bagi si kecil. Tidak semua anak mudah menghadapi ini. 

Ini biasanya terjadi apabila si kecil harus melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya, misalnya dari TK lanjut ke SD, dari SD ke SMP, dan dari SMP ke SMU. 

Sekolah yang terintegrasi dan terpadu adalah sekolah yang menyediakan sarana pendidikan yang lengkap mulai dari TK hingga SMA dalam satu lokasi sekolah.

Pertimbangannya, ketika anak sudah menyelesaikan satu jenjang pendidikan, dia bisa tetap melanjutkan pendidikannya di sekolah tersebut.  Teman-teman sekolahnya pun mungkin sudah dikenal. 

Visi misi, tujuan pendidikan sekolah, ilmu pengetahuan yang dipelajari juga akan sistematis dan berkelanjutan. Sekolah pasti sudah memiliki kurikulum dan perencanaan yang terstruktur. 

9. Pilih Sekolah yang Sesuai dengan Budget Ayah Bunda.

Last but not least, pertimbangkan budget untuk biaya sekolah.

Sekolah yang punya fasilitas lengkap, sebanding dengan biaya pendidikan yang harus dibayar. Pertimbangkan dengan matang akan kesanggupan membayar biaya sekolah.
Elemen pembayaran biaya sekolah antara lain: 

  • Uang pangkal. Dibayarkan pertama sekali ketika si kecil masuk ke sekolah tersebut. Jumlahnya yang paling besar dibanding elemen yang lain. 
  • Uang Alat Bahan. Ada yang dibayar diawal, disatukan dengan uang pangkal. Ada juga yang terpisah. Jadi setiap kali di sekolah akan ada kegiatan, misalnya field trip, maka orang tua harus membayar lagi sejumlah dana yang diminta. 
  • Uang Sekolah Bulanan. Sesuai namanya, biasanya dibayarkan bulanan. Tapi ada sekolah yang menyediakan keringanan jika Bunda membayar diawal sekaligus 12 bulan.
  • Biaya Daftar Uang. Ini biasanya dibayarkan sekitar bulan Maret - April sebelum kenaikan kelas. Ini untuk memastikan  apakah si kecil masih akan melanjutkan kelas yang lebih tinggi di sekolah tersebut.
  • Uang Buku dan Seragam Sekolah. Dibayarkan sekali diawal tahun ajaran.
Bunda bisa menanyakan apalah ada fasilitas cicilan yang disediakan. Ini sangat membantu apabila Bunda merasa berat dengan pembayaran sekaligus. 

Pastikan juga apakah ditengah proses belajar mengajar nantinya masih akan ada biaya lain yang harus dibayar. 

Pembayaran diawal mungkin terasa berat, tapi Bunda lebih tenang. Tidak perlu memikirkan biaya yang harus dikeluarkan di hari-hari berikutnya.

Tips memilih sekolah yang tepat untuk anak


CARA MEMILIH SEKOLAH UNTUK ANAK

Bunda sudah mengetahui hal apa saja yang perlu dipertimbangkan untuk memilih sekolah. 
Nah, sekarang bagaimana caranya memilih satu yang terbaik, ditengah banyaknya pilihan yang Bunda temukan? 

Sebelumnya, sebaiknya Bunda sudah  memiliki maksimal 2 pilihan sekolah yang menurut Bunda baik. Ini penting untuk mempersempit pilihan, agar nantinya Bunda bisa memilih 1 yang terbaik diantara yang baik. 

1. Libatkan si kecil dalam memilih.

Ajak si kecil melihat-lihat sekolah yang masuk dalam pilihan Bunda. Biasanya tiap sekolah mengadakan Open House, memberi kesempatan orang tua dan calon anak didik melihat kondisi sekolah. Manfaatkan momen ini untuk benar-benar melihat kondisi sekolah. 

Selama membawa si kecil, perhatikan ekspresi dan reaksinya. Apakah dia senang? Apakah dia nyaman dengan suasana sekolah? Apakah calon guru yang akan mengajar cukup bisa membuat si kecil nyaman? Perhatikan semuanya ya Bun.

2. Cari informasi sebanyak-banyaknya.

Cari informasi sebanyak-banyaknya, baik melalui teman, atau melalui internet. Saat ini internet sudah cukup terbuka memberi informasi apa pun yang Bunda cari. Salah satunya Bunda bisa mencari tahu prestasi apa saja yang pernah ditorehkan anak didik di sekolah tersebut.

3. Pertimbangkan testimoni orang tua lain. 

Jika ada testimoni dari orang tua, ini bisa jadi pertimbangan Bunda untuk memilih.

4. Perhatikan kebiasaan anak didik di sekolah tersebut

Bunda bisa meluangkan waktu untuk memerhatikan kondisi dari luar sekolah. Bisa dilakukan saat jam pulang sekolah. Perhatikan kebiasaan anak-anak saat  pulang sekolah. Apakah wajahnya tetap menunjukkan ekspresi senang? Atau muram? Terlihat lelah? Dan lainnya.

Untuk anak-anak yang lebih besar, misalnya tingkat SMP atau SMA, apakah diizinkan membawa kendaraan ke sekolah? Apakah banyak pedagang makanan di sekitar lingkungan sekolah? 

Jika memungkinkan, Bunda bisa memerhatikan di kantin sekolah, bagaimana obrolan anak-anak? Apakah mereka menggunakan bahasa yang sopan dan halus? Bagaimana cara mereka berkomunikasi satu sama lain? Apakah mereka saling berbaur atau membentuk kelompok sendiri (nge-gank)?

Perilaku negatif atau positif yang Bunda lihat nantinya akan turut memengaruhi perkembangan karakter si kecil ke depannya. 

5. Ketahui saat yang tepat memasukkan anak ke sekolah.

Sekolah tertentu biasanya punya peraturan khusus tentang batas usia minimal untuk masuk sebagai siswa. Bahkan ada yang melakukan Tes Kematangan terlebih dulu, untuk melihat sejauh mana kematangan calon siswa. 

Kesiapan tiap anak untuk masuk ke dunia sekolah tentu berbeda-beda. Ada anak yang  usia 5 tahun sudah cukup matang untuk masuk SD, tapi ada juga yang usia 7 baru dianggap layak. 

Jika Bunda melihat si kecil sudah cukup matang, namun dari segi usia masih kurang, Bunda sebaiknya  konsultasi dengan pihak sekolah. Solusi terbaik perlu diambil agar tidak merugikan Bunda dan si kecil kelak. 

Jangan sampai karena kurang umur, anak tidak bisa mengikuti Ujian Nasional, seperti yang diceritakan Bunda Uli Hape di blog nya. 


Tips memilih sekolah yang tepat untuk anak


Itulah beberapa Tips memilih sekolah untuk anak. Mungkin sulit untuk memenuhi semua "standar ideal" yang Bunda inginkan. Tapi setidaknya Bunda bisa membuat skala prioritas mana yang harus didahulukan.

Sekolah adalah rumah kedua bagi anak-anak.  Pilih yang terbaik untuknya. 

Bunda punya tips lain dalam menentukan sekolah untuk anak-anak? Silakan share di kolom komentar ya. Semoga tulisan ini bisa membantu Bunda dalam menentukan sekolah yang tepat untuk si kecil. 

Selamat memilih ya Bun ☺

Sumber foto: Pixabay

COMMENTS

BLOGGER: 9
Loading...
Nama

Cerita Bunda,3,Dunia Anak,9,Jalan-jalan,3,Kecantikan & Kesehatan,7,Tips Dapur,2,Tips Praktis,2,
ltr
item
BacaanBunda: Bunda Masih Bingung Memilih Sekolah Yang Tepat Untuk Anak? Ini Tips nya.
Bunda Masih Bingung Memilih Sekolah Yang Tepat Untuk Anak? Ini Tips nya.
Sulit memenuhi semua "Standar Ideal" yang Bunda inginkan. Tapi setidaknya Bunda bisa membuat skala prioritas mana yang harus didahulukan. Berikut ini tips memilih sekolah yang tepat untuk anak.
https://3.bp.blogspot.com/-jX-pJNUQJCI/WnbmQXfi70I/AAAAAAAAPtA/TQyIag2BN44dbIBLh2MsT1RExCBiHtTxwCLcBGAs/s640/kids-2835430_640.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-jX-pJNUQJCI/WnbmQXfi70I/AAAAAAAAPtA/TQyIag2BN44dbIBLh2MsT1RExCBiHtTxwCLcBGAs/s72-c/kids-2835430_640.jpg
BacaanBunda
https://www.bacaanbunda.com/2018/02/Tips-memilih-sekolah-yang-tepat-untuk-anak.html
https://www.bacaanbunda.com/
https://www.bacaanbunda.com/
https://www.bacaanbunda.com/2018/02/Tips-memilih-sekolah-yang-tepat-untuk-anak.html
true
2070171022595136136
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy